Iwan Fals - Tikus - Tikus Kantor
Kunci Gitar Tikus - Tikus Kantor - Iwan Fals (Chord Mudah & Lirik Lengkap)
*Intro: G F C G
*Verse: D G Kisah usang D G Tikus-tikus kantor D G Yang suka berenang C D G Disungai yang kotor D G Kisah usang D G Tikus-tikus berdasi D G Yang suka ingkar janji C D G Lalu sembunyi Em D G Dibalik meja teman sekerja Em D G C-G Didalam lemari dari baja... D G Kucing datang D G Cepat ganti muka D G Segera menjelma C D G Bagai tak tercela D G Masa bodoh D G Hilang harga diri D G Asal tak terbukti ah C D G Tentu sikat lagi *Chorus: Em D C D G Tikus-tikus tak kenal kenyang Em D C D G Rakus-rakus bukan kepalang Em D C D G Otak tikus memang bukan otak udang Em D C D G Kucing datang tikus menghilang *Interlude: F G F G
*Verse: D G Kucing-kucing D G Yang kerjanya molor D G Tak ingat tikus kantor C D G Datang menteror D G Cerdik licik D G Tikus bertingkah tengik D G Mungkin karena sang kucing C D G Pura-pura mendelik (bo'ong) *Chorus: Em D C D G Tikus tahu sang kucing lapar Em D C D G Kasih roti jalanpun lancar Em D C D G Memang sial sang tikus teramat pintar Em D Atau mungkin si kucing C D G Yang kurang ditatar Em D C D G Tikus-tikus tak kenal kenyang Em D C D G Rakus-rakus bukan kepalang Em D C D G Otak tikus memang bukan otak udang Em D C D G Kucing datang tikus menghilang [Fadeout]
Tentang Lagu “Tikus - Tikus Kantor”
Penyanyi: Iwan Fals
Album: Ethiopia
Genre: Pop Balada, Country
Tahun Rilis: 1986
Latar Belakang Lagu
“Tikus - Tikus Kantor” merupakan salah satu lagu kritik sosial paling tajam dari Iwan Fals yang dirilis pada tahun 1986 dalam album Ethiopia. Lagu ini lahir dari keresahan terhadap kondisi birokrasi dan praktik korupsi yang terjadi, dan disampaikan dengan gaya khas yang lugas namun tetap menggunakan pendekatan simbolis agar pesannya terasa kuat dan mengena.
Makna Judul
Judul “Tikus - Tikus Kantor” secara langsung menggunakan metafora yang kuat. “Tikus” menggambarkan sosok yang mencuri secara diam-diam, sementara “kantor” merujuk pada lingkungan kekuasaan atau birokrasi. Gabungan keduanya menciptakan gambaran tentang oknum-oknum yang menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi.
Makna Lagu
Lagu ini menyampaikan kritik tajam terhadap praktik korupsi dengan menggunakan simbol-simbol hewan yang mudah dipahami. Tikus dalam lagu ini melambangkan para koruptor—mereka yang rakus, licik, dan mengambil hak rakyat secara diam-diam. Istilah “tikus berdasi” semakin menegaskan bahwa yang dimaksud adalah orang-orang berstatus tinggi yang berlindung di balik jabatan dan kekuasaan.
Sementara itu, kucing digambarkan sebagai aparat penegak hukum. Dalam lagu ini, kucing justru terlihat pasif—tidur atau kekenyangan—yang menjadi sindiran terhadap lemahnya penegakan hukum dalam menghadapi korupsi.
Lirik “kisah usang” menegaskan bahwa masalah ini bukanlah hal baru, melainkan penyakit lama yang terus berulang. Lagu ini seakan menjadi pengingat bahwa tanpa perubahan nyata, siklus ini akan terus terjadi dari waktu ke waktu.
Daya Tarik Lagu
Daya tarik utama lagu ini terletak pada kecerdasan dalam penggunaan metafora. Dengan mengangkat dunia binatang sebagai simbol, pesan kritik yang disampaikan menjadi lebih tajam namun tetap mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
Selain itu, gaya penyampaian Iwan Fals yang tegas dan berani membuat lagu ini terasa hidup dan penuh energi. Lagu ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menggugah kesadaran sosial pendengarnya, menjadikannya salah satu karya yang paling kuat dalam katalog musiknya.
Kesimpulan
“Tikus - Tikus Kantor” adalah representasi nyata dari keberanian Iwan Fals dalam menyuarakan kritik sosial melalui musik. Dengan lirik yang cerdas dan penuh makna, lagu ini tetap relevan hingga kini sebagai pengingat akan pentingnya kejujuran dan penegakan hukum dalam kehidupan berbangsa.