Iwan Fals - Potret Panen + Mimpi (Wereng)

Kunci Gitar Potret Panen + Mimpi (Wereng) - Iwan Fals (Chord Mudah & Lirik Lengkap)

 0
       
*Verse:
Bm 
Panen tiba petani desa
D           Bm 
Memetik harapan
Bm 
Bocah bocah berlari lincah
D            Bm 
Dipematang sawah

*Chorus: 
 D              
 Padi menguning lambai menjuntai Ramai dituai
 D 
 Riuh berlagu lesung bertalu Irama merdu

*Verse: Bm Senja datang mereka pulang D Bm Membawa harapan Bm Pesta pora hama dilumbung D Bm Nyanyikan tralala E Balai reot bambu rapuh Menyambut tubuh D E Penat raga Sarat peluh luruh E Mata belum sempat pejam Terbayang cemas D E Gaung hama Semakin mengganas . Bm Panen tiba petani desa D Bm Memetik harapan Bm Bocah bocah berlari lincah D Bm Dipematang sawah *Interlude: D  *Chorus: D Padi menguning lambai menjuntai Ramai dituai D Riuh berlagu lesung bertalu Irama merdu
D Padi menguning lambai menjuntai Ramai dituai D Riuh berlagu lesung bertalu Irama merdu
D Padi menguning lambai menjuntai Ramai dituai D Riuh berlagu lesung bertalu Irama merdu
D Padi menguning lambai menjuntai Ramai dituai D Riuh berlagu lesung bertalu Irama merdu






Tentang Lagu “Potret Panen + Mimpi (Wereng)”

Penyanyi: Iwan Fals
Album: Punari
Genre: Folk, Rock, Balada
Tahun Rilis: 1986

Latar Belakang Lagu
“Potret Panen + Mimpi (Wereng)” merupakan salah satu lagu dalam album Punari yang dirilis pada tahun 1986. Lagu ini menjadi potret kuat kehidupan petani Indonesia pada masa itu, sekaligus bentuk kritik sosial khas Iwan Fals. Dengan pendekatan naratif, lagu ini menggambarkan realita yang sering dialami petani—antara harapan besar dan kenyataan pahit yang tak terduga.

Makna Judul
Judul lagu ini mencerminkan dua sisi kehidupan petani: “Panen + Mimpi” sebagai simbol harapan dan kebahagiaan, serta “(Wereng)” sebagai simbol kehancuran akibat hama. Penggabungan dua bagian ini menegaskan bahwa kebahagiaan dan penderitaan bisa datang secara beriringan dalam kehidupan.

Aransemen & Karakteristik
Secara musikal, lagu ini memiliki dinamika yang kuat. Di awal, aransemen terdengar lebih ringan dan optimis, menggambarkan suasana harapan menjelang panen. Namun, seiring masuknya bagian “Wereng”, musik berubah menjadi lebih gelap dan intens. Sentuhan gitar yang kuat mempertegas perubahan emosi tersebut, menciptakan suasana yang semakin tegang dan penuh kegetiran.

Makna Lagu
Lagu ini dibangun dalam dua fase emosional. Pada bagian awal, pendengar diajak merasakan kebahagiaan petani yang membayangkan hasil panen melimpah—dengan mimpi melunasi utang, memenuhi kebutuhan hidup, hingga menikmati hasil kerja keras. Namun, suasana tersebut berubah drastis ketika hama wereng menyerang dan menghancurkan segalanya. Selain menggambarkan bencana alam, lagu ini juga menyiratkan kritik terhadap sistem yang membuat petani berada dalam posisi rentan, seperti ketergantungan pada teknologi atau pola pertanian tertentu. Pada akhirnya, lagu ini menyoroti ironi kehidupan petani yang bekerja keras namun tetap berada dalam ketidakpastian.

Daya Tarik Lagu
Daya tarik utama lagu ini terletak pada kekuatan cerita dan perubahan emosinya yang sangat terasa. Pendengar tidak hanya mendengar lagu, tetapi juga seolah ikut merasakan perjalanan harapan hingga kehancuran. Selain itu, keberanian dalam menyampaikan kritik sosial secara jujur membuat lagu ini menjadi salah satu karya yang paling berkesan dari Iwan Fals.

Kesimpulan
“Potret Panen + Mimpi (Wereng)” adalah lagu yang menggambarkan realita kehidupan petani dengan sangat jujur dan menyentuh. Melalui perpaduan antara cerita, emosi, dan musik yang kuat, lagu ini menjadi pengingat akan kerasnya perjuangan petani serta pentingnya perhatian terhadap sektor agraris.