Gigi - Terbitlah

Kunci Gitar Gigi - Terbitlah Chord Pintar

 0
       
*Intro: C  F  C  F 
        C  F  C  F 

*Verse: C Ya G/B Meremuk hati ini Am Saat ku runtuh F Saat ku jatuh C Ya G/B Melepuh nadi ini Am Saat ku rapuh F Saat ku hancur Am Em Hinakah tabiat ku ini F G Aibkah polah ku ini *Chorus: C Dm Am Bila aku tak bisa hidup F Dengan semua keinginanku C Dm Am Apakah kamu s'lalu akan hidup F Bukan dengan keinginanmu C F Terbitlah...
*Verse: C Ya G/B Menangislah dirimu (menangislah) F Menangislah untukmu (menangislah) F Dirimu untukmu C Ya G/B Dia membelaimu (membelaimu) F Dia menyayangmu (menyayangmu) F Dia menyentuhmu Am Em Tak salah tangismu itu F G Tak salah lakumu itu *Interlude: Am Em F G Am Em F *Chorus: C Dm Am Bila aku tak bisa hidup F Dengan semua keinginanku C Dm Am Apakah kamu s'lalu akan hidup F Bukan dengan keinginanmu C (Terbitlah) C Dm Am Bila aku tak bisa hidup F Dengan semua keinginanku C Dm Am Apakah kamu s'lalu akan hidup F Bukan dengan keinginanmu F Terbitlah F Terbitlah
F Terbitlah
F   F    Terbitlah...






Tentang Lagu “Terbitlah”
Penyanyi: Gigi
Genre: Akustik / Pop
Tahun Rilis: 8 Oktober 2025
Album: Forever In The Air
Pencipta: Armand Maulana

Latar Belakang Lagu
“Terbitlah” merupakan lagu penutup dari album Forever In The Air yang dirilis pada 8 Oktober 2025. Berbeda dari sebagian besar lagu dalam album ini, “Terbitlah” memiliki latar belakang yang sangat personal karena ditulis langsung oleh sang vokalis, Armand Maulana.

Makna Judul & Tema
Judul “Terbitlah” menyiratkan harapan akan datangnya cahaya setelah masa gelap. Lagu ini membawa pesan tentang harapan, ketahanan, dan keberanian untuk tetap bertahan di tengah kondisi terpuruk. Liriknya menggambarkan ajakan untuk tidak menyerah, seolah mengingatkan bahwa setelah kegelapan, akan selalu ada “terbit” atau awal baru yang menunggu.

Inspirasi & Pesan Emosional
Lagu ini terinspirasi dari kisah nyata seorang teman Armand Maulana yang pernah berada di titik sangat rendah hingga mencoba mengakhiri hidupnya. Dari pengalaman tersebut, “Terbitlah” hadir sebagai bentuk dukungan emosional dan pesan penyemangat bagi siapa pun yang sedang merasa hancur atau kehilangan arah. Lagu ini menjadi pengingat bahwa harapan selalu ada, bahkan di kondisi paling gelap sekalipun.

Aransemen & Karakteristik
Secara musikal, “Terbitlah” menjadi satu-satunya lagu dalam album ini yang mengusung nuansa akustik. Aransemen yang minimalis membuat fokus utama tertuju pada vokal dan pesan liriknya, menciptakan suasana yang intim, hangat, dan menyentuh sebagai penutup album.

Proses Produksi
Seperti lagu lainnya dalam album ini, proses rekaman dilakukan secara analog di Power Station at BerkleeNYC, New York. Pendekatan ini menghasilkan kualitas suara yang lebih natural dan emosional, selaras dengan tema lagu yang sangat personal.

Posisi dalam Album
“Terbitlah” menempati urutan ke-9 sekaligus menjadi lagu terakhir dalam album Forever In The Air. Sebagai penutup, lagu ini berfungsi sebagai klimaks emosional sekaligus penyeimbang dari keseluruhan perjalanan tema dalam album.

Kesimpulan
“Terbitlah” bukan sekadar lagu penutup, melainkan pesan kuat tentang harapan dan ketahanan hidup. Dengan lirik yang dalam dan aransemen yang sederhana, lagu ini menjadi refleksi emosional yang meninggalkan kesan mendalam bagi pendengarnya.