Budi Doremi - Friendzone

Kunci Gitar Budi Doremi - Friendzone Chord Pintar

 0
       
*Intro: C 
        C  G  C 

C        G        Am 
  Kita jalan berdua
     Em          F 
  Bergandengan tangan
    G          C 
  Tapi tak jadian

C      G            Am 
  Kita nonton berduaan
      Em      F 
  Dan makan malam
    G           C 
  Tetep tak jadian

Dm    Em       F       G 
Ini nasib yang mengenaskan
  Am       Em   D 
Harus terjadi lagi
  F 
Bukan mau su'udzon
  Fm         G        C  
Tapi orang bilang itu friendzone

*Interlude: C 
            C  G  C  

C         G        Am 
 Malam telfon-telfonan
    Em        F 
Hingga pagi datang
  G           C   G 
Tetap tak jadian...

C      G             Am 
 Sudah banyak perhatian
  Em        F 
Juga kesempatan
  G           C 
Masih tak jadian

*Chorus:
      F     G           Em    Am 
 Tidakkah cukup yang engkau lihat
      Dm     G            C 
 Pertemanan ini sungguh berat
      F     G        Em      Am 
 Tidakkah indah bila kita bersama..
   Dm          G       C 
 Tapi tidak di mimpi saja

*Interlude: C  G  Am  F  G  C 
            C  G  Am  F  G  C 
            Dm  G  Em  Am 
            Dm  G  C 

*Chorus:
      F     G           Em    Am 
 Tidakkah cukup yang engkau lihat
      Dm     G            C 
 Pertemanan ini sungguh berat
      F     G        Em      Am 
 Tidakkah indah bila kita bersama
   Dm          G       C 
 Tapi tidak di mimpi saja
   Dm             G     C 
 Pinginnya yang beneran aja

*Verse: Dm Em F G Ini nasib yang mengenaskan Am Em D Harus terjadi lagi F Bukan mau su'udzon Fm G C Tapi orang bilang itu friendzone *Outro: F G Am C





Tentang Lagu “Friendzone”

Judul: Friendzone

Penyanyi: Budi Doremi

Pencipta: Budi Doremi

Genre: Pop

Tahun Rilis: 2015

Lagu "Friendzone" merupakan salah satu karya populer dari Budi Doremi yang dirilis pada tahun 2015. Lagu ini dikenal luas karena mengangkat fenomena hubungan yang sangat dekat dengan kehidupan banyak orang, yaitu situasi ketika seseorang memiliki perasaan cinta kepada sahabatnya, tetapi hanya dianggap sebagai teman biasa.

Secara makna, lagu ini menceritakan tentang kondisi yang sering disebut sebagai friendzone, yaitu keadaan ketika seseorang terjebak dalam hubungan pertemanan meskipun sebenarnya memiliki perasaan yang lebih dalam. Lirik lagu ini menggambarkan perasaan nyesek, harapan yang sulit terwujud, serta dilema antara ingin mengungkapkan perasaan atau memilih untuk tetap menjaga hubungan persahabatan.

Banyak pendengar merasa lagu ini sangat mewakili pengalaman pribadi mereka, terutama bagi mereka yang pernah menyimpan perasaan terhadap sahabat sendiri. Pesan dalam lagu ini terasa jujur dan sederhana, sehingga mudah dipahami oleh berbagai kalangan pendengar.

Lagu "Friendzone" juga dikenal sebagai bagian dari jalur suara atau soundtrack untuk film Catatan Akhir Kuliah yang dirilis pada tahun 2015. Kehadiran lagu ini dalam film tersebut membantu memperkuat suasana cerita yang juga berkaitan dengan kehidupan anak muda, pertemanan, serta perjalanan menemukan perasaan cinta.

Selain itu, lagu ini kembali mendapatkan perhatian ketika dimasukkan dalam proyek animasi song series berjudul "Teman Terberat" yang dirilis ulang pada tahun 2024. Dalam rangkaian cerita tersebut, "Friendzone" menjadi episode pertama dari empat bagian cerita (Eps 1/4) yang mengawali kisah antara karakter Dimas dan Mitta. Pada bagian ini, diceritakan bagaimana Dimas mulai merasakan beban perasaan karena ia hanya dianggap sebagai teman dekat oleh Mitta.

Dari sisi musikalitas, lagu ini memiliki aransemen yang cukup ceria dengan irama pop yang ringan dan mudah dinikmati. Meskipun liriknya mengandung perasaan sedih dan kekecewaan, musiknya justru terdengar upbeat dan menyenangkan. Perpaduan antara lirik yang galau dan musik yang ceria inilah yang membuat lagu ini sering disebut sebagai "lagu galau yang asyik buat joget".

Melalui lagu "Friendzone", Budi Doremi berhasil menyampaikan cerita yang sederhana namun sangat relevan dengan kehidupan banyak orang. Lagu ini menjadi salah satu karya yang memperlihatkan kemampuan Budi dalam mengemas tema cinta yang rumit menjadi lagu yang ringan, mudah dinyanyikan, dan tetap memiliki pesan emosional yang kuat.